Kakak Messi ‘ Mathias Terjerat Hukum Pemilikan Pistol ilegal

Agen-SBOBET-Indonesia : dewajudi88 –  Matias (35 tahun), yang dimana adalah kakak kandung kedua dari Mega Bintang Sepakbola klub Barcelona asal Argentina, Lionel Messi. Belum lama dinyatakan bebas dari hukumannya atas kepemilikan senjata api ilegal. Kembali dikabarkan terjerat kasus kepemilikan Senjata api ilegal pada sebuah perahu layar milik pribadi keluarga besar Messi di Argentina.

Agen-sbobet-indo-mathias-lionel-messi

Tetapi, Keluarga besar Messi akhirnya dapat bernapas lega, setelah Pihak pengadilan Rosario menyetujui izin pembebasan pada Mathias sebagai seorang tahanan luar penjara dengan uang tebusan sebesar 114 ribu Dollar AS atau sekitar 1,5 millyar rupiah. Namun, kasus ini masih belum selesai dan akan terus ditindak lanjuti dan Mathias harus menjalani beberapa syarat atas hak pembebasan tersebut. Matias diharuskan tidak boleh keluar dari Argentina dan harus menghadiri setiap proses pengadilan setiap 15 hari sekali sampai kasus ini selesai.

Kakak kandung Lionel Messi, Mathias yang sempat mendekam selama 14 hari didalam Sel penjara kepolisian sektor kota Rosario (argentina). Hal tersebut diklaim langsung oleh Pihak kepolisian setempat Rosario yang menyatakan telah menemukan sebuah senjata api ilegal di dalam sebuah Kapal Pesiar disaat mereka melakukan pemeriksaan atau razia disebuah kapal pesiar yang dilaporkan selama berhari-hari berada disekitar pantai panama yang sedang melakukan pesta alkohol dan lain lain bersama teman-temannya.

Matias ditangkap oleh otoritas keamanan di Argentina pada 30 November yang lalu. Matias pun diamankan karena pistol tersebut rupanya tidak memiliki izin. Tindakan ini telah menyalahi aturan yang berlaku di Argentina.

Sementara itu, pihak keluarga Messi juga memiliki alasan bahwa Mathias tidak bersalah karena mereka sudah memastikan jika pistol yang ada di kapal tersebut bukan milik Matias. Bahkan, dikutip dari Marca, pihak keluarga menyebut jika pistol tersebut baru diketahui keberadaannya usai Matias sudah meninggalkan kapal.